Skip to main content

Kiat Sukses Menghadapi Ujian Nasional (UN) Tanpa Galau

Ketika akan memasuki bulan April, maka anak-anak SMA-MA sederajat akan berasa deg-deg ser karena akan segera menghadapi yang namanya Ujian Nasional alias UN. Walaupun saya juga sudah pernah merasakan perasaan itu ketika tahun 2013, namun mungkin memang perasaan itu nano-nano dan gak pernah terlupakan. 

Yang perlu diperhatikan ialah perasaan takut, was-was, bingung, galau dan deg-deg an itu tidak boleh dijadikan masalah berarti yang akan menghambat belajar dan persiapan menuju UN.
Namun, jika masih ada perasaan itu, memang sangat wajar. Maka disini saya akan membagikan tips untuk sukses menghadapi UN tanpa galau.

1. Rajin Berdoa dan Memperbanyak Ibadah
Yang pertama dan tentu sangat utama pastinya selalu rajin berdoa. Selain berdoa agar diberikan sukses UN juga ditambah berdoa agar ilmu yang selama ini dipelajari selama 3 tahun bisa bermanfaat. Karena bakal nyesel kan, kalau semisal 3 tahun belajar hasilnya kosong. 

Selain itu, agar hati juga tidak gusar menunggu detik-detik ujian bisa memperbanyak ibadah-ibadah sunnah. Yang biasanya shalatnya masih di akhir waktu bisa sekarang lebih diawal. Sukur-sukur kalau berjamaah di masjid. Tapi yang perlu diingat juga, jangan gara-gara UN trus rajin ibadah, tapi setelahnya kembali males lagi. Ya harus konsisten dan istiqomah tentunya.

Nah, biasanya di sekolah-sekolah Islam mengadakan acara rutin shalat dhuha dan pengajian ketika waktu mendekati UN. Ini merupakan terobosan yang sangat bagus, mengingat siswa-siswa yang akan menghadapi UN cenderung takut dan minder. Ini juga agar mereka sadar, bahwa hasil semuanya juga ditentukan oleh yang maha Kuasa.

2. Tidur Yang Cukup
Kalau detik-detik menghadapi UN malah dipakai buat bergadang, ataupun malah belajar kebut semalam maka itu adalah salah besar. Belajar materi seharusnya sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari bahkan sudah sejak bulan pertama di kelas 3 (akhir). Maka ketika waktu menjelang UN, kita hanya akan mengulang materi dan bahan UN bukan mempelajarinya lagi. 

Tidur yang cukup juga akan membuat otak fresh dan tubuh fit. Ini akan berguna bila besoknya otak akan dipakai lagi buat mengulang-ulang materi UN. Serta untuk menjaga kesehatan tubuh, seperti pepatah bilang "Jiwa yang sehat ada dalam tubuh yang sehat juga".

3. Berolahraga Rutin dan Makan Makanan Yang Sehat
Dulu teman-teman saya, ketika mulai mendekati UN rajin sekali lari sore. Karena saya tinggal di asrama sekolah maka saya tahu apa yang dilakukan teman-teman sekelas. Awalnya saya heran kenapa mereka jadi sok rajin olahraga gitu, bahkan mereka menaruh tulisan di dinding kamar : Pagi Push Up 20 Kali, Sore Push up 20 kali. Wow, saya mikirnya mereka mau jadi atlet kali setelah lulus. Tapi ternyata mereka sedang menjaga kesehatan ketika detik-detik menjelang UN.

Bener juga sih, nanti kalau semisal waktu UN kita malah sakit dan gak enak badan kan juga bakal berpengaruh banget kan buat mengerjakan soal. Pikiran gak fokus, gak enak badan, kepala cenut-cenut. Duuh. Yang jelas, kesehatan memang sangat penting bagi kita, apalagi ketika mau menghadapi UN. 

Selain berolahraga, kita juga harus menjaga pola makan nih. Jadi usahakan juga untuk makan makanan yang sehat, bervitamin tinggi dan tentunya menopang kesehatan tubuh kita. Ini juga bisa diartikan, jangan makan makanan sembarangan di jalan-jalan yaaa.. Haha.. Kan kadang mereka juga gak jelas bagaimana cara memasaknya, terbuat dari apa bahan makanannya. Mendingan sih, makan-makanan rumah aja. Atau kalau tinggal di asrama ya makan makanan asrama gitu.

Makanan yang sehat ini juga termasuk mengkonsumsi sayuran, buah-buahan atau minum susu loh. Ketika mendekati UN, usahakan untuk memperbanyak porsi makanan tersebut.

4. Minta Ridho Orang Tua
Nah, yang penting juga nih, jangan lupa minta ridho kepada kedua orang Tua. Mohon didoakan agar sukses UN nya, agar bisa mengerjakan UN dan tentunya lulus dengan nilai yang bagus. Jangan malah ketika mendekati UN malah jadi marah-marah sama ortu, atau jadi gak berbakti. Kan ridho Allah itu ada di Ridho orang tua kan. Jadi ya usahakan untuk terus berbakti dan berbuat baik selalu kepada mereka.

5. Buat timeline UN
Mendekati UN dulu saya membuat kertas tempelan didinding, dengan menulis UN ... Hari lagi. Jadi titik-titiknya diisi hari menuju UN nya, Bukan untuk menakut-nakuti sih, tapi agar kita sadar diri. Jika UN sudah dekat, kan terkadang kita lupa. Besoknya UN malemnya malah ngrumpi bareng temen. Atau malah kencan bareng pacar, Duuh.. Jangan laah.. haha

6. Jangan Lupa Buat Target
Yang juga menurut saya penting adalah buat Target. Semisal nih, UN nanti target mendapat nilai pada pelajaran a 90. Atau pelajaran b 85. Jangan takut untuk buat target. Tapi target ini juga gak boleh muluk-muluk dong. Kita sendiri yang tahu kemampuan kita kan, jadi kita sendiri yang juga bisa membuat target ini untuk diri kita. Masak biasanya try out dapet 60 target UN nya 100. Ya yang deket-deket aja, semisal try out sering mendapat nilai 70 UN targetnya 80. 

7. Siapkan perlengkapan UN Yang Lengkap
Nah ini tips yang tak kalah penting juga yaa. Karena saya sering melihat teman-teman saya dulu yang ketika try out gak punya penghapus, atau ga punya rautan pensil. Duuh.. Usahakan punya semua peralatannya sendiri ya, Repot kan kalau nanti mau pinjem ketika UN trus dikiranya mencontek akhirnya dikeluarkan dari Kelas. Untungnya sih sekarang sudah ada paket perlengkapan UN, dengan pensil, penggaris, penghapus pensil, dan rautan. Tapi jangan lupa juga untuk punya cadangan pensil ya. Nanti kalau semisal pensilnya patah, bisa gawat kalau gak ada penggantinya.

Yang juga perlu diketahui adalah contekan bukan termasuk perlengkapan UN yaa. Nyotek itu ga bagus banget. Masak nilai selama 3 tahun cuma dari nyotek aja sih, apalagi kalau nilainya bagus hasil nyontek, kan gak berkah gitu nilainya nanti.

8. Terakhir, Jangan Datang Terlambat Ketika UN !
Dan ini adalah tips terakhir yang sangat penting juga. Kalau bisa kita datengnya awal ya ketika hari UN. Jangan sampai telat, kan bisa repot kalau telat dan ga diperbolehin masuk oleh petugasnya. Kalau semisal kita datang awal kan, kita bisa santai dulu. Tidak terburu-buru, dan bisa mengulang materi sebelum UN dimulai. Kalau semisal datang telat, jadinya kita terburu-buru, bahkan pikiran bisa-bisa buyar ketika menghadapi soal UN nya.

Itu dia kiat dari saya untuk menghadapi UN. Dan yang perlu diingat juga adalah, UN ini bukanlah segalanya. Jadi jangan terlalu memuja UN ini ya. Namun demikian, UN ini bisa kita jadikan tolak ukur, bahwa belajar kita selama ini sudahkah bisa mendapatkan hasil yang baik ataupun masih perlu diubah lagi. Akhirnya, saya hanya bisa mengucapkan Selamat Menghadapi UN bagi yang akan menghadapinya. Semoga bisa lulus dengan nilai yang terbaik dan dicita-citakan. Semangat terus yaa !!


Comments

Popular posts from this blog

UNIVERSITAS DENGAN JURUSAN ISLAMIC STUDIES TERBAIK DI TURKI

Turki memang masih merupakan negara sekuler, namun perkembangan islam juga begitu pesat disini. Bahkan sudah banyak sekali universitas-universitas di Turki yang membuka jurusan islamic theology atau dalam bahasa Turki nya jurusan ilahiyat. Sampai saat ini tercatat ada 84 Fakultas ilahiyat yang sudah dibuka di Turki, walaupun baru 46 yang dibuka untuk menerima murid baru. Ini membuktikan bahwa geliat belajar islam di Turki sudah sangat signifikan dibanding tahun 90an. Nah, diantara banyak universitas-universitas yang telah membuka jurusan islamic Theology ini universitas mana saja yang tergolong baik dalam jurusan islamic Studies nya ? Saya akan ringkas beberapa kampus yang memiliki jurusan ilahiyat terbaik di Turki. Berikut ulasannya :                   1.        Marmara University Marmara University merupakan salah satu kampus yang memiliki jurusan Islamic Theology yang bagus. Untuk di Turki sendi...

Tentang Rasisnya Orang Turki

Orang Turki merupakan orang yang sangat nasionalis. Mereka sangat mencintai tanah air mereka, daerah mereka dan tentunya kebudayaan mereka. Maka kalau di Turki kita pasti akan bisa melihat bendera mereka berkibar-kibar di sepanjang jalan. Dimanapun pasti banyak bendera merah bergambar bulan bintang putih itu didikibarkan. Namun sayang sekali, dengan nasionalisme yang tinggi ini pula mereka sangat rasis dengan kelompok atau negara lain. Inilah yang terkadang membuat kita (orang Indonesia) disini sedikit kurang suka dengan kelakuan mereka, apalagi jika sudah mulai membahas tentang isu-isu kedaerahan, ras dan golongan. Saya akan menceritakan 4 pengalaman yang pernah terjadi pada saya tentang rasisnya orang Turki ini. 1. Pakai Bahasa Turki Dong ! Waktu itu saya bersama dua orang teman sedang belajar di sebuah kafe di tengah kota Ankara. Kami belajar dengan menggunakan bahasa Indonesia. Karena kami semua adalah orang Indonesia, jadi kita memakai bahasa Indonesia ketika beric...

Berita-berita Tribunnews Adalah Clickbait, Apa Benar ?

Peserta Pelatihan Sedang Mendengarkan Presentasi Tentang Pelanggaran Pers (19/6/2019) Tribunnews mengadakan acara pelatihan untuk reporter baru bertema “kode etik jurnalistik” rabu (19/6/2019). Acara yang diisi oleh Febby Mahendra Putra, seorang wartawan senior sekaligus pengacara untuk Tribunnews tersebut dihadiri oleh 70 orang reporter baru. Acara tersebut diadakan di kantor Tribunnews Solo, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Dalam penyampaiannya, Febby menjelaskan tentang aturan dan hukum dalam penulisan pers. Febby menjelaskan tentang pasal-pasal yang mengikat pers, aturan penulisan pers dan dewan pers serta membagikan contoh kasus dari media Tribunnews yang merupakan pelanggaran pers. Contoh pelanggaran pers yang disampaikan bermacam-macam, mulai dari mengandur unsur SARA, kekerasan, vulgar atau sensualitas hingga clickbait yang selama ini sangat populer. Dari macam-macam jenis pelanggaran yang ada, banyak sekali ditemuklan pelanggaran jenis clickbait...