Malam ini saya benar-benar merasa sebal. Sebal karena saya akhirnya benar-benar terjebak di sekumpulan demonstran yang berdemo keras di daerah guven park, dan kizilay, Ankara. Ah, untung saya bersama seorang kakak tingkat yang baik hati itu. Kami berlari-larian karena akhirnya gas air mata itu benar-benar di semprotkan oleh segerombolan polisi yang berjaga-jaga di tengah jalan. Saya ingat sekali, banyak pejalan kaki yang mulai berlarian tak tentu arah untuk menghindari sengatan gas air mata yang menusuk itu. Hingga saya liat seorang nenek yang terduyung-duyung hampir ambruk karena ingin berlari tapi ia membawa sekarung barang. Andai saya bisa menolongnya, tapi kami terlanjur berlari cepat menghindari gas yang membuat mata dan hidung serasa perih itu. Malam ini, setelah saya dan teman-teman sekamar melakukan acara makan-makan untuk sekadar perpisahan, karena 2 orang teman sekamar saya yang mau berpindah asrama ke daerah golbase. Yang kemudian kami berpisah di jalan karena acara selesa...
Tentang Sebuah Perjalanan, Pengalaman, Kisah Hikmah, dan Kerja Keras.