Senja di Ankara Foto dari Masjid Hacci Bayram Sore itu Ankara berlangit cerah tak tertutup awan. Langit sepertinya tersapu bersih oleh angin-angin musim gugur di kota Ataturk ini. Jalan-jalan yang tadinya tak begitu ramai tiba-tiba membludak, suara deru mobil yang lalu lalang semakin keras terdengar melalui jendela kecil di samping kamar saya. Ankara sore, sore dan sore. Sepertinya aktivitas manusia di kota metropolit ini memang monoton. Ya, monoton karena setiap pagi mereka berangkat kerja dan sorenya mereka kembali lagi ke rumah. Tak heran jika pada 2 waktu itu jalan tak ada yang lenggang. Bis tak ada yang kosong, Sisi jalan tak ada yang terlihat sepi. Karena 2 waktu itu seluruh penduduk di kota ini sepertinya menghambur ke jalan. Sore ini saya baru saja pulang dari TOMER. Untung saja tak sesore hari-hari sebelumnya. Kalaupun iya, sepertinya saya haru berdesak-desakan lagi dalam bus yang menggunakan kartu itu. Sore ini saya kembali mengatur agenda saya kedepan. Agenda y...
Tentang Sebuah Perjalanan, Pengalaman, Kisah Hikmah, dan Kerja Keras.