Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2014

Sekuncup Cinta Teruntuk Orang Pilihan-Nya

Sudah hampir sekian minggu hari mulia itu berlalu, namun saya tetap tak melupakannya. Hari dimana sebuah peperangan pernah terjadi, sebuah usaha dari seorang raja kafir yang berpasukan gajah untuk menghancurkan ka'bah waktu itu. Dan akhirnya usaha itu gagal dan sia-sia, karena Allah memberi ganjaran berupa lawan pasukan yang lebih besar, yaitu burung ababil yang membawa batu bara dari tungku neraka. Usaha itu termaktub rapi dalam Al-Qur'an surah al fiil. Sejarah itu memang tak akan pernah terlupa di hati para muslim. Karena, sejarah itu ada sebuah titik terang yang menguhubungkannya dengan hari yang mulia, Hari dimana beberapa minggu itu dirayakan, apalagi kalau bukan hari lahirnya Nabi jungjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wassalam. Sebuah perayaan yang beda mungkin dari kota saya di Indonesia, yang penuh dengan perhelatan serba mistis dan tahayul. Kebo, gending atau apalah itu namanya. Yang perayaan di kota saya itu seperti perayaan yang jauh dari ...

Refleksi 100 Hari Saya di Turki

"Sizin için daha calişkan en önemli." Uh, saya menghela napas panjang. Sepertinya pelajaran bahasa turki akan semakin ribet, berjubel, dan tak berkesudahan. Perkataan hoca (guru) saya itu terus terngiang-ngiang. "Untuk kalian lebih rajin itu yang paling penting." Ya, memang benar, setiap kita naik pada level yang lebih tinggi maka pelajaran yang kita terimapun semakin sulit. Dan itu memang sebuah hal yang lazim. Saya pun ketika terngiang perkataan itu hanya diam sembari mengelus dada "Sabır ol. Sabar ! Masih ada kesempatan untuk menjadi lebih baik". Aku baru menyadari sesuatu ketika aku melihat kalender, sekarang tanggal 13 Januari ya ?. Oh Berarti saya tepat 100 hari berada tiba di turki. Maka tak heran jika saya ingin menulis sebuah catatan mengenai 100 hari yang pernah berlalu di Ankara, 100 hari yang mengawali perjalanan panjang saya di bumi impian ini, Turki. Jakarta, 6 September 2013 Disaat mengurus visa di embassy Turki Jakarta , 9 Septem...

Nawaitu, # Niat Engsun

Sudah seminggu mungkin ya blog ini tak terisi entri baru. Yaps, sebab cari sebab karena ditangan saya ternyata ada hape baru, haha. Jadi ternyata aktivitas menulis saya tergadaikan dengan aksi touch hape baru. Tapi tak mengapa, karena selain kesibukan baru yaitu touch-touch kesibukan saya bertambah lagi. Apalagi kalau bukan bertambah giat belajar. Why ? Karena teman-teman sekelas TOMER baru ini memiliki kemampuan yang rata-rata diatas saya, hingga saya harus jungkir balik, gulung-gulung dan berlarian mengejar ketertinggalan. Makanya aktivitas menulis di blog sedikit berkurang. Uh, Malam ini sepertinya badanku terasa agak pegal, setelah menyelesaikan film KCB 1 dan 2 dari sore hingga malam tiba-tiba terasa penat. Nyeri di tangan kananku masih agak terasa, semenjak hari rabu kemarin ODTU, universitas termashur di Turki dan bermain badminton beberapa jam. Tangan saya nyeri, sepertinya karena memang saya sudah lama sekali tak memegang raket. Hari-hari dibulan baru dan tahun baru m...

Ku Sebut Kau Adik Kecil *Edisi Tahun Baru 2014

'Adik kecil, seperti apakah kau sekarang ? Bagaimana engkau sekarang menjalani hari-hari mu ? Apakah hidupmu masih seperti dulu yang ceria, punya banyak teman dan selalu ingin tau. Adik kecil, apakah sekarang kau telah menjadi seorang yang penakut, pemalu, atau engkau hanya bisa tersenyum tanpa berucap kata dalam hari-harimu. Adik, apakah kamu masih ingat aku ?' Malam ini sepertinya memang cocok bagi saya utamanya untuk instropeksi. Bukankah sebenarnya setiap malam cocok kan ? Karena itulah sunnah rosul sebelum tidur di malam hari. Kita disuruh untuk berintrospeksi apa yang usai kita lakukan. Tapi menurut saya instrospeksi malam ini beda. Karena malam ini adalah malam penghujung tahun 2013. Yang kata teman saya tahun 2013 adalah 'tahun kita', karena di tahun ini kami melaksanakan ujian nasional, kemudian tes untuk universitas dan tentunya berpisah dengan MAPK. Dan malam ini saya seakan-akan ingin menuangkan hingar-bingar syukur kepada-Nya. Bahwa saya masih di be...