Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2017

Dengan Merantau...

Ketika kau dirantau, terlalu banyak pengorbanan yang perlu engkau tanggung. Jarak adalah pengorbanan yang tak mudah. Ia memisahkan mu dari orang-orang terdekat mu. Maka kamu akan menemukan arti waktu bersama mereka tiada banding dan selalu berharga. Ketika kau merantau, kau harus selalu siap dengan segala keputusan yang akan diambil. Karena hasilnya akan kembali padamu jua. Kadang untuk sebuah masalah kau harus menangisinya sendiri, dan sedapat mungkin menghadapinya setegar kokoh jiwamu. Maka itu mengajarimu untuk dewasa pada setiap masalah. Ketika kau merantau, kau harus selalu siap dengan segala keputusan yang akan diambil. Karena hasilnya akan kembali padamu jua. Kadang untuk sebuah masalah kau harus menangisinya sendiri, dan sedapat mungkin menghadapinya setegar kokoh jiwamu. Maka itu mengajarimu untuk dewasa pada setiap masalah. Ketika pertama merantau, kau akan merasakan udara kebebasan yang tak terhingga. Kadang itu membuat mu harus memiliki tekad untuk berad...

Mbah Uti, tetaplah abadi di jiwaku..

Engkau pernah memelukku kemudian berkata “Rid, mengko yen wis gedhe dadi anak sing pinter ya”. Suara itu melekat pada telingaku dan menghangatkan hatiku kala itu. Bahkan aku masih bisa mengingatnya hingga kini. Aku masih kecil kala itu, tapi aku paham bahwa permintaanmu adalah pinta yang luar biasa kepada cucunya. Aku tak pernah menyadari hingga kini, bahwa dari puluhan cucu yang kau miliki ternyata akulah yang paling engkau sayang. Aku masih ingat siang itu, ketika engkau membawaku menaiki bis kecil untuk mengunjungi saudaramu di desa seberang. Aku tak pernah tahu kalau genggaman tanganmu padaku waktu itu begitu erat. Engkau tak ingin aku melepaskan pegangan kepadamu. Aku pun yang masih terlalu kecil sangat menurut kepadamu. Waktu berjalan, aku pun tumbuh menjadi remaja. Kehidupan desa yang asri dan menentramkan membuat aku tumbuh dengan budi pekerti yang santun dan tata krama yang sopan. Pun dengan pendidikan di kota, membuat diriku menjadi berpikiran luas dan tentunya moder...

Idul Adha di Wisma Duta Ankara 2016

Hari di wisma berjalan begitu cepat, rasa-rasanya baru kemarin aku masuk ke wisma bersama beberapa kawan karena adanya tragedi percobaan kudeta hingga membuat suasana di Turki, khususnya Ankara menjadi sedikit bermasalah. Berjalannya waktu aku merasa ada ikatan persaudaraan yang telah terajut antara kami yang tinggal di Wisma. Ada rasa saling membantu, menyemangati dan tentunya memotivasi untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik. Hingga akhirnya hari itu datang, persiapan idul kurban di Wisma Duta. Dari beberapa tahun belakangan ini KBRI Ankara tak pernah sekalipun mengadakan shalat idul kurban. Namun baru tahun ini, karena adanya momen kebersamaan yang ada di wisma maka KBRI mengadakan shalat idul adha di Wisma. Maka hari-hari itu dilalui dengan berbagai persiapan. 5 hari sebelum shalat Idul Adha kami dikumpulkan oleh bapak Dubes, awalnya tujuannya memang tak lain adalah menyemangati teman-teman yang masih beruasaha mencari beasiswa dari pemerintah Indonesia. Lalu tiba-tiba...