Skip to main content

Saya Berjodoh dengan MAPK


Foto Wisuda Kelas XII PK Pa 2013
"Semoga Kita semua masih kuat dalam ukhuwah dan sukses, Amiin"

Waktu itu bagaikan sebuah pedang. Pedang yang akan menebas siapapun yang meremehkannya. Dan Pedang bagi siapa yang mampu menggunakannya.

3 Tahun yang lalu, saya masih duduk di kelas satu MAPK. Madrasah Aliyah Program Keagamaan. Sebuah sekolah yang namanya tak banyak di dengar oleh telinga masyarakat. Namun sebenarnya sekolah ini adalah sebuah sekolah kehidupan yang namanya tetap terpatri oleh para Alumnusnya.
Ya, tepat di bulan juni kemarin saya dinyatakan sudah menjadi alumnus di sekolah tersebut.

Saya masih ingat betul perjalanan saya di waktu kelas satu. Kelas pertama yang haru mulai membiasakan bahasa arab di setiap materi keagamaan. Saya harus memeras otak lebih ketika mengahadapi ujian semester untuk menghafal definisi, poin-poin penting dan lainnya. Sekali lagi saya masih ingat ketika pikiran kami harus benar-benar kami mantapkan untuk KEAGAMAAN. Hati saya juga harus saya mantapkan, bahwa saya adalah jurusan KEAGAMAAN. Bukan jurusan Ipa, ataupun Ips yang notabennya terlihat keren.
Waktu itu, banyak sekali teman-teman saya yang hampir putus asa ketika tak bisa memantapkan hati mereka. Pikiran kami waktu itu memang begitu seperti anak kecil. Kalau yang biasanya sukses adalah jurusan Ipa atau Ips. Agama mau jadi apa'an? 

Tapi, hari-hari yang kami lalui dengan bimbingan para mentor 'asatidz' yang memiliki ketawadhuan luar biasa akhirnya perlahan mensirnakan pikiran itu. Perlahan kami mulai yakin, yakin bahwa program keagamaan adalah yang dibutuhkan waktu ini. Bukan lagi program Ipa atau Ips.   
Dan dalam 3 tahun itupula, saya tambah yakin. Bahwa memang inilah yang telah Allah pilihkan bagi saya. Allah memilihkan bahwa MAPK adalah temoat saya memintal ilmu. Tak sekadar ilmu dunia semata. Tapi ilmu ukhrawi dan Ilmu kehidupan tentunya. 

Jadi, MAPK memang berjodoh dengan saya. Dan sekarang saya baru menyadari suatu hal. Suatu hal yang cukup unik. Bahwa yang bisa sekolah di dekat kuburan itu, adalah thulab yang "bejo". Bejo karena MAPK adalah sekolah luar biasa yang saya pernah saya temui dan rasakan.

Jl. Sumpah Pemuda no. 31 Kadipiro Surakarta. 

#Ankara pagi dengan siluet sunset matahari
07.26

Comments

Popular posts from this blog

UNIVERSITAS DENGAN JURUSAN ISLAMIC STUDIES TERBAIK DI TURKI

Turki memang masih merupakan negara sekuler, namun perkembangan islam juga begitu pesat disini. Bahkan sudah banyak sekali universitas-universitas di Turki yang membuka jurusan islamic theology atau dalam bahasa Turki nya jurusan ilahiyat. Sampai saat ini tercatat ada 84 Fakultas ilahiyat yang sudah dibuka di Turki, walaupun baru 46 yang dibuka untuk menerima murid baru. Ini membuktikan bahwa geliat belajar islam di Turki sudah sangat signifikan dibanding tahun 90an. Nah, diantara banyak universitas-universitas yang telah membuka jurusan islamic Theology ini universitas mana saja yang tergolong baik dalam jurusan islamic Studies nya ? Saya akan ringkas beberapa kampus yang memiliki jurusan ilahiyat terbaik di Turki. Berikut ulasannya :                   1.        Marmara University Marmara University merupakan salah satu kampus yang memiliki jurusan Islamic Theology yang bagus. Untuk di Turki sendi...

Tentang Rasisnya Orang Turki

Orang Turki merupakan orang yang sangat nasionalis. Mereka sangat mencintai tanah air mereka, daerah mereka dan tentunya kebudayaan mereka. Maka kalau di Turki kita pasti akan bisa melihat bendera mereka berkibar-kibar di sepanjang jalan. Dimanapun pasti banyak bendera merah bergambar bulan bintang putih itu didikibarkan. Namun sayang sekali, dengan nasionalisme yang tinggi ini pula mereka sangat rasis dengan kelompok atau negara lain. Inilah yang terkadang membuat kita (orang Indonesia) disini sedikit kurang suka dengan kelakuan mereka, apalagi jika sudah mulai membahas tentang isu-isu kedaerahan, ras dan golongan. Saya akan menceritakan 4 pengalaman yang pernah terjadi pada saya tentang rasisnya orang Turki ini. 1. Pakai Bahasa Turki Dong ! Waktu itu saya bersama dua orang teman sedang belajar di sebuah kafe di tengah kota Ankara. Kami belajar dengan menggunakan bahasa Indonesia. Karena kami semua adalah orang Indonesia, jadi kita memakai bahasa Indonesia ketika beric...

Berita-berita Tribunnews Adalah Clickbait, Apa Benar ?

Peserta Pelatihan Sedang Mendengarkan Presentasi Tentang Pelanggaran Pers (19/6/2019) Tribunnews mengadakan acara pelatihan untuk reporter baru bertema “kode etik jurnalistik” rabu (19/6/2019). Acara yang diisi oleh Febby Mahendra Putra, seorang wartawan senior sekaligus pengacara untuk Tribunnews tersebut dihadiri oleh 70 orang reporter baru. Acara tersebut diadakan di kantor Tribunnews Solo, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Dalam penyampaiannya, Febby menjelaskan tentang aturan dan hukum dalam penulisan pers. Febby menjelaskan tentang pasal-pasal yang mengikat pers, aturan penulisan pers dan dewan pers serta membagikan contoh kasus dari media Tribunnews yang merupakan pelanggaran pers. Contoh pelanggaran pers yang disampaikan bermacam-macam, mulai dari mengandur unsur SARA, kekerasan, vulgar atau sensualitas hingga clickbait yang selama ini sangat populer. Dari macam-macam jenis pelanggaran yang ada, banyak sekali ditemuklan pelanggaran jenis clickbait...