Skip to main content

Negeri Senja, Negeri Emansipasi

Di depan makam Raja Muhammad V dan Hasan II di Doreh, Rabat

Makam Raja Muhammad V dan Hasan II

Bendera Maroko, merah berbintang hijau

Bangunan menara di depan makam, tapi gak jadi masjid

Matahari tenggelam di langit Rabat

Jalan Soekarno di kota Rabat
Maroko adalah negara yang dijuluki oleh orang-orang Arab sebagai negeri Magrib (negeri yang terletak di barat). Dan ternyata anggapan itu memang tak salah. Maroko merupakan negara yang terletak di paling ujung barat yang membentang dari barat benua Afrika dari utara yaitu kota Tengger sampai Dakhla. Dan dengan posisi tersebut senja di negara ini selalu tampak spesial, tak ayal banyak yang menjulukinya dengan negeri senja. Negara yang beribukota Rabat ini memiliki kota penting lainnya yaitu Casablanca sebagai kota perekonomiannya, Fes sebagai kota pendidikan dan kota tradisionalnya dan tentunya Marakesh sebagai kota pariwisatanya. Negara yang pernah dikuasai oleh daulah murabithin, muwahiddin dan daulah andalus ini merupakan negara arab dan tentunya native bahasa arab. Selain bahasa Arab bahasa Perancis juga menjadi bahasa resmi negara ini. 

Mendalami sejarah di negara ini tentunya merupakan hal yang membanggakan, terutama ketika membaca ulang sejarang penaklukan andalusia yang asalnya juga dari negara ini. Orang-orang bar-bar (orang asli penduduk Maroko) merupakan orang yang yang tergabung dengan orang Arab dalam penaklukan kota Andalusia di Spayol. Dan panglima terkenalnya Thariq Bin Ziyad, juga merupakan orang asli dari negara Maroko ini. Selain itu kota tua negara ini, yaitu Fes merupakan kota lahirnya ulama' dan cendekiawan muslim yang berpengaruh pada waktu itu. Dengan didirikannya universitas tertua, Universitas Qarawiyyin yang sampai sekarang masih digunakan untuk temoat belajar mengajar. Universitas Qarawiyyin dibangun pada tahun 859 M, dan merupakan model dari cikal-bakal didirikannya Universitas Al-Azhar di Mesir.

Negara yang kaya dengan sejarah ini juga merupakan salah satu negara Arab yang masih menganut sistem monarki (Kerajaan) dan Rajanya sekarang adalah Raja Muhammad VI. Selain itu Maroko juga merupakan negara arab yang tergolong cukup maju, mulai dari transportasi, teknologi dan kota. Walaupun mereka masih menjaga model bangunan seperti model bangunan tua dan ukiran-ukiran klasik. Selain itu negara ini juga merupakan negara arab yang memiliki bahasa resmi perancis. Semenjak penjajahan Perancis di negara ini pada tahun 1830, maka mulailah penggunaan bahasa perancis sebagai bahasa sehari-hari di negara ini. Dan kemerdekaan di negara ini juga merupakan kemerdekaan bersyarat yaitu, penggunaan bahasa perancis sebagai bahasa resmi negara pada masa Raja Muhammad V. Dari tahun itulah, negara ini resmi memiliki bahasa resmi bahasa Arab dan Perancis.

Di negara Maroko ini pula tumbuh pemikiran feminisme dan kesetaraan gender yang begitu kuat. Di buktikan dengan salah satu tokoh gerakan perempuan bernama Fatimah Mernissi yang melopori gerakan feminisme di Maroko. Juga Rabea Naciri dengan perhimpunan perempuan dekokratis maroko yang berhasil mewujudkan adanya UU keluarga. Dan tentunya masih ada lagi yang lainnya. Gerakan feminisme negara ini kemudian membangkitkan gerakan feminisme di negara Arab lain seperti Tunisia dan Libya. Dan jika kita telusuri ternyata memang gerakan-gerakan feminisme di negara arab bersumber dari Negara Maroko ini.

Hal kecil yang sering saya lihat disini tentang emansipasi status perempuan disamakan dengan laki-laki adalah kernet bis disini. Yang ternyata memang kebanyakan adalah perempuan. Mereka bekerja pada bagian yang biasanya dilakukan oleh laki-laki. Dan ini merupakan hal biasa dan merupakan salah satu cara emansipasi menurut mereka. Hal ini pun tak pernah saya temukan di Turki.

02022015
 

Comments

Popular posts from this blog

UNIVERSITAS DENGAN JURUSAN ISLAMIC STUDIES TERBAIK DI TURKI

Turki memang masih merupakan negara sekuler, namun perkembangan islam juga begitu pesat disini. Bahkan sudah banyak sekali universitas-universitas di Turki yang membuka jurusan islamic theology atau dalam bahasa Turki nya jurusan ilahiyat. Sampai saat ini tercatat ada 84 Fakultas ilahiyat yang sudah dibuka di Turki, walaupun baru 46 yang dibuka untuk menerima murid baru. Ini membuktikan bahwa geliat belajar islam di Turki sudah sangat signifikan dibanding tahun 90an. Nah, diantara banyak universitas-universitas yang telah membuka jurusan islamic Theology ini universitas mana saja yang tergolong baik dalam jurusan islamic Studies nya ? Saya akan ringkas beberapa kampus yang memiliki jurusan ilahiyat terbaik di Turki. Berikut ulasannya :                   1.        Marmara University Marmara University merupakan salah satu kampus yang memiliki jurusan Islamic Theology yang bagus. Untuk di Turki sendi...

Tentang Rasisnya Orang Turki

Orang Turki merupakan orang yang sangat nasionalis. Mereka sangat mencintai tanah air mereka, daerah mereka dan tentunya kebudayaan mereka. Maka kalau di Turki kita pasti akan bisa melihat bendera mereka berkibar-kibar di sepanjang jalan. Dimanapun pasti banyak bendera merah bergambar bulan bintang putih itu didikibarkan. Namun sayang sekali, dengan nasionalisme yang tinggi ini pula mereka sangat rasis dengan kelompok atau negara lain. Inilah yang terkadang membuat kita (orang Indonesia) disini sedikit kurang suka dengan kelakuan mereka, apalagi jika sudah mulai membahas tentang isu-isu kedaerahan, ras dan golongan. Saya akan menceritakan 4 pengalaman yang pernah terjadi pada saya tentang rasisnya orang Turki ini. 1. Pakai Bahasa Turki Dong ! Waktu itu saya bersama dua orang teman sedang belajar di sebuah kafe di tengah kota Ankara. Kami belajar dengan menggunakan bahasa Indonesia. Karena kami semua adalah orang Indonesia, jadi kita memakai bahasa Indonesia ketika beric...

Berita-berita Tribunnews Adalah Clickbait, Apa Benar ?

Peserta Pelatihan Sedang Mendengarkan Presentasi Tentang Pelanggaran Pers (19/6/2019) Tribunnews mengadakan acara pelatihan untuk reporter baru bertema “kode etik jurnalistik” rabu (19/6/2019). Acara yang diisi oleh Febby Mahendra Putra, seorang wartawan senior sekaligus pengacara untuk Tribunnews tersebut dihadiri oleh 70 orang reporter baru. Acara tersebut diadakan di kantor Tribunnews Solo, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Dalam penyampaiannya, Febby menjelaskan tentang aturan dan hukum dalam penulisan pers. Febby menjelaskan tentang pasal-pasal yang mengikat pers, aturan penulisan pers dan dewan pers serta membagikan contoh kasus dari media Tribunnews yang merupakan pelanggaran pers. Contoh pelanggaran pers yang disampaikan bermacam-macam, mulai dari mengandur unsur SARA, kekerasan, vulgar atau sensualitas hingga clickbait yang selama ini sangat populer. Dari macam-macam jenis pelanggaran yang ada, banyak sekali ditemuklan pelanggaran jenis clickbait...