Ayo Semangat Lagi Kawan

Aku mempunyai seorang teman yang bisa aku katakan pintar. Aku tak pernah menyebutnya malas atau apapun. Ia rajin dan semangat. Ia anak yaman. Ia tinggal seasrama denganku, bahkan dulu sempet sama kelas ketika aku masih belajar TOMER di tingkat paling dasar (temel A1). Aku hampir setiap hari bertemu dengannya. Baik di asrama ataupun di TOMER. Walaupun ketika bertemu kami hanya saling memberi senyum tanpa banyak bincang dan lainnya.

Malam ini ternyata ia mengeluarkan kegelisahannya padaku. Entah kenapa ia tiba-tiba mengirim pesan di whatsapp ku. Ia mencurahkan isi hatinya yang sebenarnya nampak di wajah nya itu. Ia memulai bercerita ketika aku dan dia sama-sama sekelas di TOMER waktu pertama itu. Tapi, kenapa sekarang ia tertinggal jauh sekali. Ia sampai sekarang masih saja belum bisa naik kelas dari TEMEL A1. Padahal aku sudah C1 sekarang. Ia mikir semuanya bena-benar aneh bin ajaib. Tapi apa boleh buat, ternyata ia benar-benar tak bisa melewati tahap tomer yang dasar itu. Bukan pada kemampuan nya. Tapi karena bahasa itu adalah sebuah bakat. Begitulah yang hocam di kelas bilang kemarin itu. Bahasa itu adalah bakat, tak semua orang bisa mempelajari bahasa. Mungkin ia sama dengan yang dibicarakan guruku di kelas waktu lalu itu.

Aku hanya bisa memotivasinya lagi. Karena ia sepertinya sudah benar-benar putus semangat untuk hidup bersama bahasa turki ini. Aku memberinya ia sebuah puisi yang entah akan menggugah semangat nya atau tidak.

Ia, adalah jiwamu yang kau temukan. #Semua tentang Turki
Aku Mencintai Turki,
Aku mencintai orang-orang Turki,
Aku mencintai bahasa turki,
Bahkan aku juga mencintai guruku bahasa turki dari temel hingga Yuksek ini,
Aku mencintai mereka seperti susahnya aku membawa bukunya dalam tas biruku
Aku mencintai mereka seperti aku mengerjakan PR ku di malam yang dingin
Aku mencintai Ujian,
Aku mencintai pelajaran,
Aku mencintai buku HITIT,
bahkan aku mencintainya seperti aku harus berlari mengejar nomer ratusan bis yang lewat
Aku mencintai mereka dalam hingar kota Ankara,
Aku mencintai mereka karena mereka adalah diriku
Mereka adalah diriku yang kutemukan,
Turki, bahasa Turki, dan semua tentang turki..
Adalah diriku..
Turki, bahasa turki, dan apapun turki itu..
Ia juga adalah dirimu yang kau temukan,
Ia adalah sebuah kata yang ada didalam hatimu,
ia adalah doa di sujud panjang mu yang khusyuk,
Dan ia, adalah jodoh yang sekarang sungguh kau temukan...

#Semoga belajarnya lebih rajin lagi, semoga masih ada kesempatan untuk lulus dari tomer. Karena jikalau ujian berikutnya benar-benar tinggal kelas, maka ia akan di kembalikan ke negaranya, yaman.

#semangat buat teman ku dari yaman itu, Semangat buat ku juga, buat kamu, buat kita, buta mereka. dan buat semuanya.

*Lelah seusai lama tak mengetik di laptop.
03.04.2014

0 comments